Tradisi Seserahan dengan Barang Hantaran Wajibnya

Saturday, January 14th 2017.
0812 3476 6565 , Hantaran Nikah Eksklusif

Tradisi Seserahan dengan Barang Hantaran Wajibnya

Tradisi Seserahan dengan barang Hantaran wajibnya. Siapa yang tidak tahu seserahan, istilah pernikahan ini hampir semua orang ketahui. Seserahan atau hantaran pernikahan merupakan bagian dari adat dalam upacara pernikahan. Sunda dan Jawa adalah dua suku yang kental dengan adat tersebut. seserahan juga dikenal dengan acara hantaran barang, karena pada prosesi ini pihak laki-laki datang kepada pihak perempuan dengan hantaran yang menjadi bagian dari hadiah pernikahannya. Jenis barangnya sendiri berbeda-beda, disesuaikan dengan adatnya. Waktunya yaitu sebelum hari pernikahan, termasuk malam sebelum besoknya dilakukan akad yang dilakukan dalam adat Jawa.

Diantara banyaknya barang hantaran dalam seserahan tersebut, tentu ada barang wajibnya. Alat sholat seperti mukena dan sajadah serta Al-Qur’an merupakan barang wajib yang pertama yang harus dibawa. Peralatan ibadah ini merupakan symbol dari mereka pasangan calon pengantin muslim, bahwa kewajiban keduanya adalah berpegang terguh kepada ajaran agama yang menjadikan tuntunan mereka selama berumah tangga nantinya. Ini juga merupakan symbol agar keduanya selalu melaksanakan sholat sebagai ibadah wajib mereka.

Cincin juga merupakan barang wajib yang harus dibawa. Sepasang cincin yang dibawa tersebut juga merupakan symbol yang menjadi pengikat antara keduanya hingga akhir hayat mereka. Cincin merupakan lambang keabadian dan kesetiaan. Selain cincin, perhiasan lain pun wajib dibawa baik itu emas ataupun berlian. Perhiasan ini menjadi lambang dari sinar atau harapan dari sang calon pengantin pria kepada calon istrinya adar di kehidupan barunya istrinya tidak akan mengecewakannya. Hal ini pun ditambahkan dengan pakaian yang juga wajib dibawa. Pakaian yang dibawa harus sepaket termasuk juga memberikan bahan baik kebaya maupun batik. Maknanya yaitu agar keduanya, baik pengantin pria maupun wanita mampu menyimpan rahasia kehidupan rumah tangganya dari orang lain.

Sebagai lambang kasih sayang, buah-buahan pun wajib dibawa. Buah yang utama adalah pisang. Selain itu, buah-buahan pun menjadi lambang dari tujuan pernikahan keduanya agar bisa menjadi manfaat untuk orang lain terutama keluarganya. Melengkapi buah-buahan, makanan tradisional mulai dari jenang, wajik, hingga kue lapis pun wajib dibawa. Makanan tradisional dengan bahan dasar ketan ini menjadi lambang agar keduanya tetap lengket sampai kapan pun.

Daun sirih atau suruh ayu wajib dibawa karena menjadi lambang bagi kebahagiaan serta keselamatan keduanya dalam kehidupan rumah tangganya. Oleh karena itu, peralatan make up yang memiliki makna bahwa pengantin pria akan selalu menjaga istrinya dengan sebaik-baiknya termasuk dalam penampilannya juga wajib membawa barang seserahan ini. Arti lain yang juga diberikan yaitu bahwa sang suami akan selalu memenuhi dan menyediakan kebutuhan istrinya.

Tidak ketinggalan, sepatu pun harus disertakan sebagai barang wajib dalam seserahan. Baik itu menyertakan sepatu maupun selop, memiliki makna bahwa keduanya siap mengarungi rumah tangga mereka. Keduanya akan saling menjaga satu sama lain dan selalu berada di jalan atau jalur yang lurus.

Barang-barang wajib dalam seserahan tersebut dan biasanya adat Jawa-lah yang mewajibkannya. Selain barang-barang tersebut, tentu saja bisa ada tambahan barang lain yang calon pengantin pria berikan untuk calon istrinya tersebut. Selain memilih sendiri barangnya oleh calon suami tersebut dengan meminta bantuan keluarganya, calon istri pun boleh memilihnya sendiri dan calon suami yang akan membayar serta membawanya di hari seserahannya tersebut. Walaupun pengantin wanita memiliki banyak keinginan akan barang seserahan dari calon suaminya tersebut, sebaiknya tidak memberatkan.

Selain di Jawa, Sunda merupakan suku yang dalam adatnya memiliki tradisi seserahan. Orang Sunda biasanya melakukan seserahan 3 hari atau 7 hari sebelum acara pernikahan dilaksanakan. Selain menyertakan barang wajib seperti di adat Jawa, orang Sunda biasanya menambahkan beberapa barang lain yang wajib. Hal pertama yang harus ditambahkan adalah uang yang jumlahnya harus lebih besar hingga 10 kali lipat dari uang yang diberikan saat acara lamaran. Peralatan dapur dan peralatan rumah tangga lainnya pun seperti selimut atau bed cover pun tidak boleh ketinggalan. Tentu saja dalam tambahan barang tersebut memiliki makna tersendiri yang baik bagi rumah tangga pasangan tersebut ke depannya. Mengenai jumlahnya sendiri setiap tempat memiliki pendapat dan ketentuan yang berbeda-beda.







Produk terbaru

Rp 1.700.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMahar 2D Pengantin Boneka Chubby
Harga Rp 1.700.000
Lihat Detail
Rp 1.700.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMahar 2D Kaligrafi Al Ikhlas
Harga Rp 1.700.000
Lihat Detail
Rp 3.000.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPaket Beli Hantaran Box Fiber Gold Tutup Akrilik
Harga Rp 3.000.000
Lihat Detail
Rp 500.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSewa Box Hantaran Fiber Ukir Gold Bentuk Masjid
Harga Rp 500.000
Lihat Detail
Rp 1.700.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMahar 2Dimensi Kitty Bride
Harga Rp 1.700.000
Lihat Detail
Rp 1.700.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMahar Pernikahan Silver Minang Bride
Harga Rp 1.700.000
Lihat Detail
Rp 1.700.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMahar Pernikahan Gold Minang Barbie
Harga Rp 1.700.000
Lihat Detail
Rp 1.500.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMahar Pernikahan Custom Vespa
Harga Rp 1.500.000
Lihat Detail